Header Ads

CINTA DUNIA

Mengapa banyak anak muda sekarang yang tidak perduli terhadap akherat dan hanya mementingkan kesenangan dunia? (ikhwan tangerang)

Sebenarnya bukan hanya anak muda saja  yang lalai terhadap kehidupan akhirat,  orang dewasa dan lanjut usiapun banyak  yang lupa akhirat dan nyaris hidupnya dari  bangun tidur hingga tidur lagi hanya  disibukkan oleh urusan dunia.  

Saudaraku, kalau kita mau  merenungkan kehidupan ini dengan  mendalam yang didasari oleh wahyu yang  datang dari Allah (Al-Qur'an dan As-Sunnah), akan kita  fahami bahwa  sebenarnya posisi  hidup kita di dunia ini  sedang  terancam atau tidak aman.  Bagaimana tidak, mari kita renungkan!!

1. Iblis (la'natullah 'alaih),  Makhluk yang paling memusuhi manusia,  sejak manusia pertama diciptakan, telah  berjanji akan berusaha semampunya  menyesatkan manusia dari jalan Allah,  dengan berbagai cara dan  dari segala arah.  Dengan kata lain iblis beserta keturunan  dan pengikutnya tidak pernah main-main  dalam menjalankan misinya. Tentu ini  ancaman yang serius buat manusia.

2. Allah juga telah mengabarkan  kepada kita betapa musuh-musuhNya dari  kalangan orang-orang kafir tidak akan  pernah puas dalam menjalankan  misinya sebelum mereka berhasil  memalingkan kita dari jalan Allah. Dan  faktanya banyak manusia  yang  terpedaya oleh ide dan pemikiran  orang-orang kafir.

3. Di dalam diri manusia itu sendiri  terdapat hawa nafsu yang cenderung  mengajak manusia kepada hal-hal yang  buruk. Sebagaimana firman Allah”  Innannafsa la ammaaratun  bissuu'(sesungguhnya nafsu mengajak  kepada keburukan).

4. Manusia tidak tahu kapan  umurnya akan berakhir, sehingga sangat  mungkin umurnya akan berakhir disaat  berbuat dosa atau belum bertaubat.  Seandainya umurnya dibilang panjang  tentu tetaplah ia berumur pendek,  karena faktanya paling panjang usia  manusia di dunia hanya seratus tahun,  itupun manusia dalam kondisi sangat lemah.

5. Yang paling membuat tidak aman  adalah bahwa Allah tidak pernah lalai dari  seluruh apa yang pernah kita lakukan di  dunia, dan akan meminta pertanggung  jawaban bagi seluruh perbuatan manusia  ketika di dunia, sebagaiamana firman Allah  swt. Yang sering diulang- ulang dalam Al-Qur'an “wamallahu bughaafilin 'ammaa  ta'malun” (dan Allah sekali-kali tidak pernah  lalai dari apa yang kamu kerjakan).

Dengan merenungkan lima hal diatas  insyaAllah kita tidak akan main-main dalam  menjalani kehidupan dunia ini, serta tidak  terpedaya olehnya, karena kehidupan dunia  sungguh merupakan perhiasan yang sangat  menipu. Oleh karena itu Rasulullah saw. Pernah  bersabda “alkayyisu man daana nafsahu wa  'amila limaa ba'dal maut”(Orang yang cerdas  adalah orang yang bisa mengendalikan dirinya  dan beramal untuk kehidupan setelah  kematiannya (akhirat).


Dunia bukanlah tempat  tinggal yang hakiki tetapi hanya sementara,  sedangkan akhirat tempat tinggal yang abadi dan  tiada batas. Maka berhati-hatilah jangan sampai  syetan, ide kafir, hawa nafsu serta kecintaan  kepada dunia dapat mempengaruhi dan  mengalahkan kita, sehingga kita menjadi  manusia yang tersesat dari jalan Allah dan  menuai siksaan yang menghinakan di akhirat  kelak, fal'iyadzu billah.[] 
Diberdayakan oleh Blogger.