Header Ads

MUHAMMAD THE CONQUEROR

Buku yang sangat megah luar biasa!  Itulah kesan yang kontan terucap  dari D'RISE saat membaca buku  masterpiece keduanya Ustadz Felix yang  bertajuk Muhammad al-Fatih 1453 (MAF-1453). Tidak berlebihan, karena penulis  sangat teliti dan lihai dalam  menyampaikan berbagai hal  menakjubkan di masa lampau. Tentang  sebuah sejarah; peristiwa yang ternyata  amat mempengaruhi kehidupan kita di  masa kini dan berhubungan sangat baik  dengan masa depan kelak. Rangkaian  fenomena yang penuh debar dan gejolak  perjuangan antara kaum Muslim  (Utsmani) dan dunia Kristen (Byzantium),  yang patut untuk kita ketahui secara  mendalam, tak boleh terlewatkan. Kita harus memiliki keinginan besar  dan kuat untuk belajar menekuni sejarah.  

Sebab sejarah memang nyatanya  memberikan lebih dari sekedar informasi  kepada seseorang. Sejarah mampu  menyusun cara berpikir seseorang saat  ini dan menentukan langkah apa yang  akan diambil pada masa yang akan  datang. Syaikh Taqiyuddin an-Nabhani  mengatakan: “Berpikir tidak akan  terwujud kecuali dengan adanya  informasi terdahulu.” Dalam hal ini,  sejarah termasuk bagian dari 'informasi  terdahulu'.

Dalam untaian kalimat sarat  maknanya, penulis ingin mengajak kita  semua (kaum Muslim) lebih-lebih para  pengemban dakwah untuk mau  mencintai sejarah. Penulis sukses  menyajikan sejarah dengan rasa baru  yang jauh sekali dari impresi  menjemukan. Dijamin anti manyun bin  bete. Yang ada malah jiwa kita akan  meletup-letup menyenandungkan irama  'azzam untuk menjadi yang terbaik dan  orang yang layak untuk menjadi  generasi penerus Muhammad Al-Fatih!

Saat itu, Konstantinopel bagi  kaum Muslim adalah bisyarah (kabar  gembira). Konstantinopel lebih dari  sebuah nama. Konstantinopel adalah  kerinduan, penantian, impian, cita-cita,  visi serta misi, yang di dalamnya  terdapat kemuliaan yang telah  dijanjikan oleh ALLAH dan rasul-Nya.  Sungguh, saat itu Konstantinopel  bukanlah lawan yang mudah. Posisinya  sebagai ibukota Byzantium, pewaris  satu-satunya imperium Romawi  menjadikannya memiliki semua  tekonologi perang dan kejayaan sistem  militer Romawi yang sempat memimpin  dunia. Ya. Konstantinopel adalah sosok  wilayah yang kuat. Namun, Maha Benar  ALLAH atas seluruh janji-Nya.  

Konstantinopel futuh (takluk) dengan  telak melalui tangan seorang  Muhammad al-Fatih dan pasukan berani  matinya yang begitu dinaungi ALLAH  banyak pertolongan dan kemudahan.  Subhanallahu… D'RISEr tidak akan sama sekali  pusing membaca buku ini. Penulis sangat  apik menyusun tiap helai buku ini dengan  ilustrasi-ilustrasi (gambar) pelengkap dari  pemaparan per halaman. Terlebih  bahasanya pun begitu mengalir dan full  taste. Kaum Muslim benar-benar bangga  karena ada seorang Muallaf yang begitu  romantis memperlakukan sejarah Islam,  yang mungkin melebihi perlakuan para  pemeluk Islam 'bawaan' lainnya.
D'RISE  saja sangat malu. Penulis baru sekitar  sembilan tahun masuk Islam, tapi sosok  Muhammad Al-Fatih 1453 rasa-rasanya  sudah sangat 'merasuki' jiwa, akal dan  kepribadiannya (aamiin, insyaa ALLAH). Hmm! Tidak lebay. Ini kenyataan.  Dan D'RISE pikir itulah hasil dari sebuah  kerja keras dan keseriusan. Makanya  nggak pake  lama. Segera buka, baca,  pelajari dan milikilah buku MAF-1453 ini.  

D'RISEr akan tersengat tanpa ampun oleh  daya tarik dan pesonanya yang tanpa  henti; sekali pun D'RISEr telah khatam  membacanya. Rasakan saja sendiri.  Mungkin kesan D'RISEr akan melebihi  dari apa yang D'RISE ungkapkan. Allahu  a'lam. [Hikari]

Judul Buku: Muhammad Al-Fatih 1453
Penulis: Felix Y. Siauw
Penerbit: Khilafah Press, Agustus 2011
Harga: Rp. 70.000,-Pemesanan: Hotline D'RISE

Diberdayakan oleh Blogger.