Header Ads

ARTI KHALIFAH BAGI ROHINGYA

Oleh : Ustadz Felix Siauw
Permasalahan suku Rohingya itu bukan bencana alam yang bisa hilang hanya dengan bantuan dana dan doa, walau itu tetap harus kita lakukan secara maksimal
Masalah di sana adalah pembantaian, tidak diakui sebagai warganegara sebab beda etnis dan beda agama, mereka lalu diperlakukan seperti bukan manusia
Karena masalahnya adalah masalah fisik, karena itu solusinya pula harus fisik, penghentian pembantaian itu. Pertanyaannya, siapa sekarang yang mampu melakukan?
PBB terbukti gagal, sebab masalah ini sejak lama. ASEAN tidak berkutik, Indonesia hanya sekedar menyesalkan. Dunia juga hanya bisa mengecam tanpa aksi nyata
Penyelesaian itu hanya bisa dilakukan oleh sebuah kekuatan yang setara dengan negara juga, sebab pembantaian suku Rohingya dilakukan pula oleh negara
Negara mana yang peduli pada mereka? Tentu negara yang menjadikan ukhuwah sebagai pengikatnya, karenanya bisa melebihi sekat etnis dan sekat nasionalisme
Disini urgennya Khilafah Islam, yakni pemerintahan atas dasar Al-Quran dan As-Sunnah, yang membela kaum Muslim dimanapun berada, walau terpisah jarak
Sebagaimana dulu di masa Umar, urusan mesir adalah urusan Khalifah, urusan Yaman juga urusan Khalifah, urusan Suriah dan Mekkah juga urusannya Khalifah
Begitu syahadat sudah diucap, maka kaum Muslim adalah saudaranya, dan Khalifah adalah pelindungnya. Begitulah konsep yang diajarkan oleh Nabi kita
Sebab ummat Muslim itu satu tubuh, ketika yang satu tersakiti, maka seluruh badan merasakan pedihnya. Dan akan berbuat sesuatu agar bagian itu tak sakit lagi
Sekarang kemanakah kita berharap selain pada Khilafah? Ide yang kini justru dikriminalisasi dan dimonsterisasi? Padahal sekarang kita bisa melihat pentingnya
Kita boleh setuju atau tidak setuju, wacana Khilafah bisa didebatkan secara ilmiah, tapi secara fakta, dulu kaum Muslim dilindungi Khalifah, yang saat ini tidak terlindung
Diberdayakan oleh Blogger.